Cara Ganti As Kick Starter, Saringan Udara, Oli Mesin dan Gardan Motor Mio J

Mengganti as kick starter, saringan udara, oli mesin dan oli gardan motor Mio J sekaligus. Berikut cara membongkar dan memasang alat yang baru.

Sepeda motor Mio J
Sepeda motor Mio J

AWAL April tahun lalu, saya sakit. Hingga saat ini saya istirahat di rumah. Sepeda motor saya (Mio J) juga istirahat. Parkir selama hampir satu tahun.

Sebenarnya selama sepuluh bulan, motor saya tidak sepenuhnya istirahat. Sekali-kali kakak saya atau saya sendiri menghidupkan. Sekadar memanaskan mesin lalu mematikannya kembali.

Kadang dalam seminggu, bahkan sebulan lebih, tidak dihidupkan dan tidak dipakai. Kalaupun dipakai, jaraknya hanya sekitar 100 hingga 500 meter. Itu dipakai hanya ke rumah nenek yang jaraknya tidak jauh dari rumah.

Kurang dua bulan genap satu tahun oli motor saya tidak diganti. Padahal, idealnya oli mesin sepeda motor rutin diganti. Jika jarang dipakai, minimal pertiga bulan ganti oli. 

Atau tergantung jarak tempuh. Kalau jarak tempuh mencapai 3000-5000 kilometer, meskipun tidak cukup satu minggu, yah oli harus diganti.

Misal dipakai perjalanan sehari semalam dari Makassar ke Palu. Hanya sehari-semalam tapi karena jarak tempuh, yah oli harus diganti.

Baca Juga:

Sepeda motor Mio J yang saya miliki sebenarnya sudah berumur. Sudah pernah ganti plat nomor kendaraan. Artinya sudah lebih lima tahun.

Motor ini juga dibeli bapak beberapa tahun lalu dalam kondisi bekas. Jadi bukan barang baru.

Minggu lalu, kakak ipar saya mencoba menghidupkan untuk memanaskan mesinnya. Tidak bisa starter tangan. Akinya soak.

Terpaksa menginjak pedal starter kaki. Sulit hidup. Ipar saya menginjak dengan kencang. Sekuat tenaga.

Terjadi masalah.

As kick starter patah. Tepat di ujung. Tidak bisa lagi digunakan. Kini motor benar-benar tidak bisa lagi dihidupkan. Karena kick starter satu-satunya cara menghidupkan sepeda motor ini karena akinya soak.

Beda halnya dengan sepeda motor manual. Perseneling bisa dinetralkan. Kemudian didorong kencang. Lalu masukkan perseneling secara mendadak. Dengan begitu mesin bisa langsung hidup.

Tapi kalau matic, tidak bisa. Akhirnya motor disimpan. Tidak dihidupkan lagi.

Saya mencoba memperbaiki. Kebetulan saya pernah belajar sedikit teori tentang otomotif. Tapi untuk sepeda motor ini, saya belum pernah membuka secara langsung. Belum ada pengalaman.

Saya bisa melakukannya.

Saya bisa melepas penutup cover CVT yang menjadi tempat kick starter menempel. Begitupun dengan penutup saringan udaranya.

Saringan udaranya kotor sekali. Berlembab. Debu sangat tebal lengket. Akhirnya saya putuskan untuk menggantinya juga.

Kakak saya ingin bawa ke bengkel.

Saya bilang tidak usah. "Beli saja alatnya, nanti saya pasang sendiri," kataku.

Karena terlanjur memperbaiki, saya ingat kalau oli motor ini belum diganti hampir setahun. Sekalian saya minta kakak saya juga membelikan oli mesin dan oli gardan.

Satu minggu baru alatnya datang. Orang yang dia tempati pesan baru punya kesempatan ke toko untuk membelinya.

Baca Juga:

Total harga spare part itu Rp 310 ribu. Harga as kick starter Rp 195 ribu, saringan udara Rp 45 ribu, oli mesin Rp 45 ribu, dan oli gardan Rp 25 ribu.

Jika diperbaiki di bengkel, harganya bisa lebih mahal. Karena ada biaya perbaikan.

Kebetulan saya bisa mengerjakannya sendiri. Apalagi di rumah juga ada kunci-kunci. Sehingga cukup spare part dibeli.

Fungsi Kick Starter, Saringan Udara, Oli Mesin dan Oli Gardan

1. Kick Starter

Kick starter sepeda motor digunakan untuk menghidupkan mesin sepeda motor secara manual dengan menggunakan kaki.

Biasanya digunakan jika starter elektrik yang menggunakan dinamo starter tidak berfungsi. Penyebab dinamo starter tidak berfungsi salah satunya karena aki soak.

Kick starter memiliki beberapa komponen: pedal kick, as, pegas, dan gear gigi pinion.

Pedal kick adalah tempat injakan kaki untuk memutar as. Kemudian as meneruskan putaran dari pedal kick ke gear gigi pinion.

Lalu gear gigi pinion memutar poros engkol sehingga mesin bisa hidup. Sementara pegas berfungsi untuk mengembalikan posisi as ke tempat semula.

Penyebab as kick starter rusak atau patah salah satu diantaranya karena faktor usia. Bisa juga disebabkan korosi karena selalu kehujanan dan kepanasan.

2. Saringan Udara

Saringan udara berfungsi untuk menyaring kotoran dari udara yang masuk ke ruang bakar/silinder. Jika udara kotor seperti debu dan kotoran masuk ke ruang bakar, maka bisa mempercepat kerusakan pada dinding silinder.

Semua kotoran harus disaring agar udara yang masuk ke silinder benar-benar bersih. Sehingga mesin bisa tahan lama.

Saringan udara harus selalu dibersihkan secara berkala. Jika jarang dibersihkan, itulah yang menyebabkan kotoran menumpuk pada saringannya. 

Apalagi jika pernah kemasukan air. Debu bisa menumpuk dan menyumbat saringan sehingga udara tidak bisa masuk.

3. Oli Mesin dan Oli Gardan

Secara umum, oli memiliki fungsi sebagai pelumas, pembersih, pelapis, dan pendingin. Oli melumasi bagian yang bergerak dan saling bergesekan agar komponen tersebut tidak cepat aus.

Kemudian oli juga berfungsi untuk membersihkan serpihan hasil gesekan komponen pada mesin dan gardan. Selain itu juga berfungsi sebagai pelapis di celah antara dua komponen yang saling bergesekan.

Terakhir oli juga berfungsi sebagai pendingin. Karena komponen yang saling bergesekan menghasilkan panas. Setidaknya, dengan adanya oli, bisa menyerap panas yang dihasilkan oleh gesekan komponen mesin atau gardan.

Oli mesin sebaiknya diganti setiap satu bulan setengah atau jika telah menempuh jarak 3000 sampai 5000 kilometer. Sementara oli gardan idealnya diganti dalam waktu 3-4 bulan sekali atau telah menempuh jarak 8.000-10.000 kilometer.

Alat yang Digunakan

  1. Kunci Y nomor 8, 10, dan 12. Tapi yang digunakan hanya 8 dan 10.
  2. Kunci ring 12
  3. Kunci ring 17
  4. Obeng plus dan minus
  5. Tang
  6. Kunci L
  7. Penampungan oli
  8. Tali
  9. Palu

Bahan yang Digunakan

  1. As kick starter baru
  2. Saringan udara baru
  3. Oli mesin
  4. Oli gardan
  5. Vet/gemuk

As kick starter dan saringan udara motor Mio J
As kick starter dan saringan udara motor Mio J yang bekas.

Oli mesin, oli gardan, as kick starter, dan saringan udara motor Mio J
Oli mesin, oli gardan, as kick starter, dan saringan udara motor Mio J yang baru.

Cara Membongkar

  1. Membuang oli mesin: menyimpan penampungan oli di bawahnya. Kemudian melepas baut 17 di samping kiri mesin. Melepas penutup pengisian oli menggunakan obeng minus
  2. Membuang oli gardan: menyimpan penampungan oli di bawahnya. Kemudian melepas baut pembuangan pakai kunci ring 12. Melepas penutup pengisian oli gardan pakai tang. Sambil membuang semua oli di dalam mesin dan gardan, saya melepas bagian lain.
  3. Melepas penutup saringan udara dan saringan udaranya. Alat yang digunakan adalah obeng plus
  4. Melepas penutup cover CVT menggunakan kunci Y nomor 8 dan 10. Di sini baut pengancing ada dua ukuran yakni 8 dan 10
  5. Melepas pedal kick starter dari as starter yang patah menggunakan kunci L
  6. Melepas penutup as starter. Menggunakan kunci Y nomor 8
  7. Melepas as starter. Karena sedikit keras, jadi saya pukul-pukul pakai palu

Membuang oli mesin Mio J
Membuang oli mesin

Membuang oli gardan Mio J
Membuang oli gardan.

Continuously Variable Transmission (CVT) dan tempat saringan udara motor Mio J
Continuously Variable Transmission (CVT) dan tempat saringan udara motor Mio J

Penutup cover Continuously Variable Transmission (CVT) motor Mio J.
Penutup cover Continuously Variable Transmission (CVT) motor Mio J.

Cara Memasang

  1. Pertama memasang pegas pada as starter menggunakan obeng untuk menahan dengan tali untuk menarik sampai pengait masuk pada tempat penahannya
  2. Melumasi gemuk pada as starter lalu memasangnya. Saya pukul-pukul pakai palu agar as starter rapat hingga ujung pegas tertahan pada bagian as starter
  3. Memasang penutup as starter menggunakan kunci Y nomor 8
  4. Memasang tuas starter menggunakan kunci L
  5. Mengolesi vet ke bagian housing dan bearing tempat penutup cover CVT. Kemudian memasang penutup cover CVT menggunakan kunci Y nomor 8 dan 10
  6. Memasang saringan udara yang baru dan penutupnya. Menggunakan obeng plus. Sebelum menutup pembuangan oli, saya starter kaki beberapa kali. Juga memutar-mutar ban belakang. Tujuannya mengeluarkan sisa-sisa oli yang masih tertinggal. Ketika sudah tidak ada lagi oli menetes, barulah saya tutup
  7. Memasang baut pembuangan oli gardan menggunakan kunci ring 12
  8. Mengisi oli gardan dan menutup tempat pengisiannya menggunakan tang
  9. Memasang baut pembuangan oli mesin menggunakan kunci ring 17
  10. Mengisi oli mesin dan menutup tempat pengisiannya menggunakan obeng minus
  11. Menghidupkan mesin
  12. Selesai

Sepeda motor Mio J milik saya setelah selesai mengganti as kick starter, saringan udara, oli mesin dan oli gardan.
Sepeda motor Mio J milik saya setelah selesai mengganti as kick starter, saringan udara, oli mesin dan oli gardan.

Demikianlah ulasan tentang kick starter, saringan udara, oli mesin dan oli gardan motor Mio J, cara mengganti sekaligus alat yang saya gunakan.(*)

Tanda Tangan Wahyudin Tamrin

Posting Komentar

Terimakasih sudah membaca sampai selesai. Yuk berkenalan lebih lanjut dalam kolom komentar.